BLOGNYA RANY KRISNA
INFO GURU
Jumat, 31 Maret 2017
Rabu, 29 Maret 2017
Selasa, 28 Maret 2017
SIAPA SEBENARNYA AYAH KEN AROK
Siapa Sebenarnya Ayah Ken Arok ?
Ayah sebenarnya Ken Arok adalah seorang penguasa. Dia dilambangkan dengan dewa Brahma.
pengunjung
109.
Ken Arok hidup mengembara sebagai pencuri, perampok, pembunuh, dan pemerkosa. Dia dikejar-kejar rakyat dan utusan Tumapel atas perintah raja Daha (Kediri). Berkat bantuan dewa-dewa, dia selalu lolos. Bahkan dia diaku anak dewa Siwa dan penjelmaan dewa Wisnu.
Ken Arok menghambakan pada penguasa (akuwu) Tumapel, Tunggul Ametung, melalui perantaraan pendeta Lohgawe. Dia membunuh Tunggul Ametung dan menikahi istri mudanya, Ken Dedes, yang sedang mengandung tiga bulan. Dia pun menjadi akuwu di Tumapel. Semua itu dibiarkan saja oleh keluarga Tunggul Ametung dan rakyat Tumapel.
Setelah 40 tahun memimpin Tumapel, dia dinobatkan sebagai raja di Tumapel oleh para brahmana dari Daha. Sebagai raja, Ken Arok bergeral Sri Rajasa san Amurwabhumi.
Raja Daha, Dandan Gendis, pernah mengatakan hanya kalau Bhatara Guru sendiri turun ke bumi, kerajaannya dapat dikalahkan. Maka, atas izin para pendeta, Ken Arok memakai nama Bhatara Guru untuk menyerang dan mengalahkan Daha. Dia menjadi maharaja di Tumapel (kemudian terkenal dengan nama Singhasari) pada tahun 1222.
Kisah Ken Arok tersebut termuat dalam kitab Pararaton atau Katuturanira Ken Anrok (gubahan tahun 1478 dan 1486 tanpa disebutkan penggubahnya).
Kisah Ken Arok juga termuat dalam kitab Nagarakrtagama karya Mpu Prapanca yang ditulis tahun 1365 dan Kidung Harsawijaya. Nagarakrtagama menyebut Ken Arok sebagai keturunan dewa yang lahir tanpa melalui kandungan atau tidak beribu. Sedangkan Kidung Harsawijaya menyebut Ky Anrok keturunan orang Pankur, anak Ni Ndok, yang menjadi raja dengan gelar Sri Rajasa.
Sejarawan Slamet Muljana dalam Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit, menafsirkan Ken Arok sebagai anak dari hasil perbuatan tidak senonoh antara Ken Endok dan laki-laki lain, dewa Brahma.
Ahli efigrafi Boechari lebih tegas lagi, menyebut perbuatan tidak senonoh itu sebagai pemerkosaan. Tetapi, siapa pelakunya, yang dilambangkan sebagai dewa Brahma? Boechari menafsirkan penulis kitab Pararaton berusaha menutupi kenyataan bahwa pemerkosa Ken Endok ialah orang yang berkuasa atas wilayah dan rakyat di situ, yaitu Tunggul Ametung.
“Sebagai penguasa atau san amawa bhumi, dia luput jangkauan hukum, bahkan dia mempunyai kekuasaan untuk menyingkirkan laki-laki yang menjadi suami sah dari wanita yang berkenan di hatinya,” tulis Boechari dalam Melacak Sejarah Kuno Indonesia Lewat Prasastri.
Jika merujuk kitab hukum pada masa itu, pemerkosaan termasuk tindak pidana paradara; si pemerkosa bisa dijatuhi hukuman mati. Bahkan ada pasal yang menyebutkan suami perempuan yang diperkosa berhak membunuh si pelanggar kesusilaan itu.
Boechori menguraikan beberapa alasan mengapa Ken Arok adalah anak Tunggul Ametung dan Ken Endok. Dalam masyarakat yang berpegang pada caturwarna (pembagian masyarakat menjadi empat kasta: brahmana, ksatria, waisya, dan sudra), rasanya tidak mungkin seorang petani, yang setinggi-tingginya masuk kasta waisya (petani, prajurit, dan pedagang)dan tidak mustahil masuk kasta sudra (rakyat jelata), semudah itu dapat merebut kekuasaan dan mendapat dukungan para brahmana. Ken Arok juga dengan mudah diterima penghambaannya oleh Tunggul Ametung, yang pernah memerintahkan penangkapannya karena mengacaukan daerah Tumapel. Setelah membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok dengan mudah memperistri jandanya, Ken Dedes, dan menjadi penguasa Tumapel tanpa campur tangan keluarga Tunggul Ametung dan rakyat Tumapel.
Motif Ken Arok membunuh Tunggul Ametung mungkin pertama-tama karena cinta, yang kedua karena hak waris. Dia merencanakan membunuh ayahnya sebelum anak Tunggul Ametung dan Ken Dedes lahir. Setelah berhasil, dia memperistri Ken Dedes agar semua warisan, termasuk kekuasaan atas Tumapel, jatuh kepadanya. Untuk itu, Ken Arok memaksa Mpu Gandring menyelesaikan keris pesanannya dalam waktu lima bulan.
Dengan memperhatikan struktur sosial dan kepercayaan zaman dahulu, Boechari telah memberikan tafsiran lain atas cerita Ken Arok. “Mungkin pengarang Katuturanira Ken Anrok mau menyembunyikan dua hal, yaitu bahwa Ken Anrok terlahir di luar perkawinan, dan bahwa ia telah membunuh ayahnya sendiri,” tulis Boechari.
Ken Arok, pendiri dinasti Rajasa yang menurunkan raja-raja Singhasari dan Majapahit, meninggal pada tahun 1227 dan dimakamkan di Candi Kagenengan, kemungkinan terletak di atas Gunung Katu, Malang.
FAKTA UNIK DARI SEJARAH
fakta-fakta unik dari sejarah, beberapa di antaranya: 1. Koran Pertama yang Terbit dan yang Dibredel di Indonesia adalah Koran yang Sama Gubernur Jenderal Hindia Belanda.
2. Marco Polo Bertemu dengan Masyarakat Kanibal di Nusantara Pada perjalanannya ke Nusantara tahun 1292,
3. Bung Karno Tidak Puasa Saat Proklamasi Mungkin kamu tahu bahwa hari proklamasi kemerdekaan RI jatuh pada bulan Ramadhan. dan Bung karno sakit akibat gejala malaria tertiana.
4. Stasiun KA Bandung Dirancang untuk Persiapan Pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Bandung Bandung.
5. Permen Jahe Sempat Jadi Komoditas Utama Batavia.
6. Bendera Pusaka dari Sprei dan Penjual Soto
7. Demi Patung Dirgantara, Bung Karno Jual Mobil Pembuatan Patung Dirgantara atau Patung Pancoran.
8. Penulis Naskah Pidato Bahasa Inggris Bung Karno yang Pertama Berdarah Viking
9. Draf Naskah Proklamasi Sempat Hilang dan di temukan wartawan BM diah di tempat sampah.
10. Nusantara Bukan Wilayah Majapahit
11. Belanda Membawa Narapidana Pertama ke Nusakambangan
12. Kemelut Perang Diponegoro Pemberontakan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro
. 13. Indonesia Pernah Masuk Piala Dunia pada tahun 1938.
14. Hotel Indonesia Adalah Hotel Bintang 5 Pertama di Asia Tenggara.
15. Sebelum proklamasi di kumandangkan di jl pegangsaan timur, pertama kali di bacakan di Alun2 kejaksan cirebon jawa barat.
2. Marco Polo Bertemu dengan Masyarakat Kanibal di Nusantara Pada perjalanannya ke Nusantara tahun 1292,
3. Bung Karno Tidak Puasa Saat Proklamasi Mungkin kamu tahu bahwa hari proklamasi kemerdekaan RI jatuh pada bulan Ramadhan. dan Bung karno sakit akibat gejala malaria tertiana.
4. Stasiun KA Bandung Dirancang untuk Persiapan Pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Bandung Bandung.
5. Permen Jahe Sempat Jadi Komoditas Utama Batavia.
6. Bendera Pusaka dari Sprei dan Penjual Soto
7. Demi Patung Dirgantara, Bung Karno Jual Mobil Pembuatan Patung Dirgantara atau Patung Pancoran.
8. Penulis Naskah Pidato Bahasa Inggris Bung Karno yang Pertama Berdarah Viking
9. Draf Naskah Proklamasi Sempat Hilang dan di temukan wartawan BM diah di tempat sampah.
10. Nusantara Bukan Wilayah Majapahit
11. Belanda Membawa Narapidana Pertama ke Nusakambangan
12. Kemelut Perang Diponegoro Pemberontakan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro
. 13. Indonesia Pernah Masuk Piala Dunia pada tahun 1938.
14. Hotel Indonesia Adalah Hotel Bintang 5 Pertama di Asia Tenggara.
15. Sebelum proklamasi di kumandangkan di jl pegangsaan timur, pertama kali di bacakan di Alun2 kejaksan cirebon jawa barat.

